KECEMBURUAN PADA ADIK

Posted on Updated on

( Oleh : Dhisty Azlia Firnady )

Kecembucmbururuan pada adik umumnya terjadi pada anak pertama yang baru memiliki adik. Hal itu terjadi karena anak pertama merasa tidak lagi mendapatkan cinta yang sama seperti dahulu sebelum sang adik lahir, dan ia juga merasa bahwa orangtua tidak lagi hanya berfokus kepada dirinya saja. Selain itu, pada anak pertama yang sangat dekat dengan ibu juga kerap mengalami kecemburuan ketika sang adik lahir. Usia anak pertama juga ternyata memiliki kontribusi terhadap kecemburuan pada calon adik. Umumnya, anak usia dua sampai tiga tahun memiliki kecemburuan yang kuat pada adik karena mereka masih membutuhkan kedekatan dan waktu dari orangtua.

Walaupun kecemburuan ini sering kali hanya terjadi sebentar, namun dapat pula berujung pada sibling rimengatasi_balita_cemburu_berlebihvalry atau kompetisi dan pertengkaran antara saudara yang terjadi pada orangtua dengan dua anak atau lebih. Hal itu sering terjadi saat anak kedua mulai lahir dan terus berlanjut selama periode kanak-kanak bahkan sampai remaja. Oleh karena itu, terdapat tips untuk para ibu untuk menghindari kecemburuan anak pertama terhadap adiknya,

  • Bagi ibu yang sedang mengandung anak ke-dua, akan lebih baik jika memberikan penjelasan kepada calon kakak bahwa dirinya akan memiliki adik nantinya, dan berikan pengertian kepadanya untuk menyayangi dan ikut merawat adiknya saat sang adik lahir. Berikan pula pengertiaan bahwa ada kemungkinan ibu akan sedikit lebih berfokus kepada adik karena adik belum bisa melakukan apapun tanpa bantuan orang dewasa, sama halnya seperti si kakak waktu ia masih bayi dulu.
  • Jika harus melakukan perpindahan tempat tidur, lakukan sebelum bayi lahir agar kakak tidak merasa tersingkirkan sejak adiknya lahir.jgp
  • Minta sang kakak untuk menjadi “Mommy’s little helper”. Pada dasarnya anak-anak (terlebih lagi jika berusia toddler) sangat senang ketika dirinya dimintai bantuan. Oleh karena itu, turut sertakan kakak untuk membantu ibu dalam merawat adik, seperti meminta kakak mengambilkan sesuatu untuk adik, ikut memandikan, menggantikan popok, memakaikan baju, dan mendorong stroller adik ketika berjalan-jalan.
  • Ketika adik mulai menginjak usia 4 – 6 bulan ke atas dan sudah bisa berinteraksi dengan orang lain seperti mengoceh-ngoceh dan timgertawa, ibu dapat melakukan aktivitas bersama yang melibatkan kakak dan adik, seperti membaca buku, bermain, dan bernyanyi bersama.
  • Walaupun ibu sibuk dengan bayi, cobalah meluangkan waktu untuk melakukan aktivitas one-on-one dengan sang kakak, Walaupun hanya 10 menit sampai 1 jam setiap harinya, hal itu sangat berarti bagi sang kakak. Dengan menjalankan aktivitas bersama, kakak akan merasa bahwa dirinya tetap diperhatikan dan disayang oleh kedua orangtuanya. Aktivitas one-on-one dapat berupa aktivitas bermain bersama, membantu kakak mengerjakan pekerjaan rumah, dan mengobrol mengenai aktivitas yang dilakukan kakak di sekolah seharian,
  • Dengarkan – benar-benar dengarkan perasaan kakak terhadap adik. Jika sang kakak mengekspresikan perasaan negatif, cari tahu dan tanya kepada kakak apa yang terjadi pada dirinya. Ibu diharapkan dapat membantu anak berbicara dan mengakui perasaannya kepada orangtua.
  • Ayah juga dapat membantu meminimalisir hal ini terjadi. Sebuah penelitian menyatakan bahwa keterlibatan ayah akan membuat proses adaptasi kakak terhadap adiknya yang baru lahir berjalan dengan cepat, sehingga kecemburuan dapat cepat hilang. Selain itu, keterlibatan dan kedekatan ayah dengan kakak dapat membuat kakak tidak cemas akan kehilangan kasih sayang orangtua.